Agen Judi Bola - Bos Bali United Berang Komentari Kemenangan WO Bhayangkara FC

Agen Judi Bola – Bos Bali United Berang Komentari Kemenangan WO Bhayangkara FC

Agen Judi Bola – Bhayangkara FC memperoleh kemenangan WO dalam kompetisi lawan Partner Kukar. Itu karna Partner memainkan Muhammed Sisoko yang nyatanya masih tetap mesti melakukan sangsi skors di pertandingan yang selesai 1-1 itu. Bhayangkara FC juga memperoleh penambahan dua point.

Hal tersebut pasti menaikkan keuntungan bagi Bhayangkara FC. Club punya Polri ini berpeluang bagi juara Liga 1 dengan turunnya ketentuan komdis ini.

CEO Bali United, Yabes Tanuri menyebutkan, hal tersebut pasti merugikan timnya yang sekarang ini telah ada di tempat puncak. Ketentuan dari Komdis PSSI itu dipandang Yabes tidak masuk akal.

” Ini begitu tidak masuk akal. Mengapa waktu Sissoko bermain lawan Bhayangkara FC tak ada pihak yang melarang. Serta dari info yang kami terima juga yang dilarang bermain waktu itu Herwin TS karna akumulasi kartu serta Indra Khahfi yang memperoleh sangsi larangan bermain sejumlah 2 x. Tak ada nama Sisoko yang dilarang bermain waktu Partner Kukar lawan Bhayangkara FC, ” kata Yabes pada Liputan 6. com, di Kuta, Bali, Selasa (8/11).

Menurut Yabes, tiap-tiap club di Indonesia senantiasa ketahui tiap-tiap perubahan pemain mereka, satu diantaranya pemain yang yg tidak dapat di turunkan.

” Kita di club senantiasa berhitung siapa pemain yang terkena kartu, yang terkena sangsi dan sebagainya. Kita ketahui persis ketentuan itu jadi mustahil kita tidak mematuhi ketentuan bila memanglah satu diantara pemain tidak dapat di turunkan karena sangsi. Jadi, bukanlah berikan pembelaan pada Partner Kukar namun hal begitu sangat tidak lumrah bila hingga hal tersebut tidak di ketahui, ” tutur Yabes diambil dari Agen Judi Bola.

Kelalaian PT LIB

jadi operator liga 1 2017. Walau demikian, Yabes mempertanyakan mengapa hal tersebut malah jadi club yang perlu memikul kelalaian penyelenggara.

” Bila memanglah Sisoko semestinya tidak bermain waktu lawan Bhayangkara FC, itu terang kekeliruan dari PT LIB. Terlebih club menggunakan system on-line yang disiapkan juga oleh PT LIB bagi penentuan pemain yang memiliki hak atau tidak, ” tuturnya.

Terlebih dulu, Sekjen PSSI, Ratu Tisha membetulkan Bhayangkara FC memperoleh penambahan 3 point di minggu ke-32. Walau imbang 1-1, Bhayangkara dinyatakan menang 3-0 karna lawan memainkan pemain yg tidak sah.

Konfirmasi PSSI

Terkecuali kalah WO, Kukar harus juga terima denda Rp 100 juta karna dapat dibuktikan tidak mematuhi Pasal 55 Kode Disiplin PSSI. Waktu Liputan6. com mengonfirmasi tentang hal tersebut, Sekretaris Jenderal (Sekjen) PSSI Ratu Tisha meyakinkan kalau ketentuan itu telah berlaku.

” Ya itu benar. Mereka dapat dibuktikan lakukan pelanggaran. Kami jadi PSSI cuma bertugas membuat perlindungan segi integrity serta quality of the game. Suratnya telah kami kirimkan. Jadi ketentuan itu telah berlaku, ” kata Tisha waktu dihubungi Agen Judi Bola.