Agen Judi Online terpercaya - Maradona serta 4 Bintang Sepak Bola yang Hancur Karena Narkoba

Agen Judi Online terpercaya – Maradona serta 4 Bintang Sepak Bola yang Hancur Karena Narkoba

Agen Judi Online terpercaya – Maradona sempat jadi bintang kelas dunia. Tetapi, ketika berjaya, Maradona mulai menabung ‘kuburan’ saat berteman dengan narkotika serta atau obat-obatan terlarang.

Pilihan Maradona itu bak satu kelaziman dalam dunia olah raga, terlebih untuk beberapa bintang yang tidak bermasalah dengan finansial.

Media Agen Judi Online terpercaya menerangkan bahwa dunia gemerlap diluar sepak bola bisa buat beberapa pemain terperosok. Terkecuali kehidupan malam, zat adiktif atau narkotika serta obat-obatan terlarang (narkoba) jadi penghancur karir pemain.

Seseorang pesepak bola sejatinya mesti sehat fisik serta jasmani. Tidak cuma itu saja, mereka dituntut mesti mempunyai kemampuan fisik diatas rata-rata manusia umum.

Dana melimpah yang didapat dari upah kerapkali buat beberapa pesepak bola lupa diri. Diluar itu, frustrasi di lapangan juga ikut merubah kehidupan mereka.

Melansir dari Agen Judi Online terpercaya masih ada beberapa pemain yang terperosok karna dampak obat-obatan terlarang. Akhirnya, karir mereka hancur. Termasuk juga Maradona, tersebut 4 bintang lapangan hijau yang hancur dikarenakan narkoba serta atau semacamnya :

5. Mark Bosnich

Karir Mark Bosnich pernah mengundang pro-kontra, seperti pelanggaran aneh pada Jurgen Klinsmann yang lebih serupa dengan UFC. Tetapi, sesungguhnya dia begitu istimewa. Misalnya saat Bosnich menolong Aston Villa mencapai Piala Liga pada 1993/94 serta 1995/96.

Bosnich lalu geser ke Manchester United pada 1999, serta semestinya jadi penerus Peter Schmeichel. Walau musim pertama diawali dengan baik, beberapa hal selekasnya jadi jelek waktu MU kehadiran Fabien Barthez.

Pada akhirnya, Bosnich dilepaskan ke Chelsea dengan status bebas transfer pada Januari 2001. Semestinya dia masih tetap ada di tempat sempurna mengingat masih tetap berumur 29 th., cukup muda untuk penjaga gawang.

Problem dengan kebugarannya buat dia keluar hingga 2001/02. Waktu kembali, Bosnich dinyatakan positif kokain serta dilarang bermain sembilan bln. dan dipecat oleh Chelsea. Dari sana, pemain asal Australia itu tidak teratasi serta betul-betul kecanduan kokain.

Dia bahkan juga hingga pada titik menggunakan sekitaran 5 ribu pound sterling satu minggu untuk obat itu. Bosnich menggunakan lima th. dalam gemerlap kokain serta akhiri karirnya dengan cuma 12 pertandingan profesional sebelumnya pensiun.

4. Adrian Mutu

Adrian Kualitas adalah pemain beda yang karirnya hancur oleh pemakaian kokain. Walau sebenarnya, striker Rumania itu begitu mengesankan, dari mulai perkuat Dinamo Bucharest, dengan cetak 22 gol dalam 33 kompetisi sebelumnya geser ke Italia dengan Inter Milan.

Dia pernah lakukan langkah besar ke Chelsea dengan harga sekitaran 16 juta euro pada Agustus 2003. Saat Jose Mourinho menggantikan Chelsea untuk 2004/05, Kualitas dinyatakan positif kokain pada September 2004. Dia lantas dipecat Chelsea serta pada akhirnya dilarang tampak sepanjang tujuh bln..

Meski begitu, beberapa club Italia masih tetap bersedia memberikannya peluang. Dia geser ke Juventus, serta lalu ke Fiorentina waktu Nyonya Tua terdegradasi karna skandal Calciopoli th. 2006.

Kualitas dapat dibuktikan jadi buah bibir di Fiorentina. Tetapi nyatanya ia masih tetap adalah bom saat karena kembali di tangkap karna pelanggaran doping beda pada 2010. Kesempatan ini, ia memakai stimulan yang dilarang. Ini membuatnya memperoleh larangan enam bln. sekali lagi, serta waktu kembali pada sepak bola, karirnya mulai tidak terang.

3. Paul Gascoigne

Dipandang pemain memiliki bakat paling alami yang sempat di produksi Inggris, Paul Gascoigne begitu istimewa pada Piala Dunia 1990. Bahkan juga, waktu alami cedera lutut serius di final Piala FA 1991, Lazio masih tetap bersedia membayar uang besar untuk membawanya ke Roma dari Tottenham.

Walau sebenarnya, cedera lutut yang berlangsung waktu ada di satu club malam itu membuatnya tidak hadir hingga musim 1992/93. Walau sebagian pertunjukan hebat untuk Lazio, diluar lapangan, kehidupan pribadi Gascoigne betul-betul terlepas kendali karna kepribadiannya yang adiktif serta pemakaian alkoholnya.

Dia pergi ke Euro 1996 dengan Inggris dengan dikelilingi oleh pro-kontra, karna rutinitas mabuk sebelumnya kompetisi. Walau tampak bagus disana, dia di keluarkan dari timnas Inggris pada Piala Dunia 1998 karna tidak dapat kurangi minumnya.

Peristiwa itu akhiri karirnya di tingkat atas. Walau tetaplah aktif dengan Middlesbrough serta Everton, dia juga menggunakan saat di rehab serta selalu berjuang dengan kecanduan alkohol dan narkoba.

Gascoigne pada akhirnya pilih pensiun pada umur 34 th.. Karirnya betul-betul hancur karna penyalahgunaan zat serta dia selalu bergulat dengan hal tersebut hingga hari ini.

2. George Best

Nyaris susah untuk mengklaim kalau bebrapa gosip alkohol George Best mengakibatkan kerusakan karirnya. Sebab, dia sempat memenangi titel Liga Champions dengan Manchester United pada 1968 serta pada th. yang serupa dia merebut Ballon d’or.

Best juga memenangi titel Divisi Paling utama dengan United pada th. 1964/65 serta 1967/68. Dia dikenal juga luas jadi satu diantara pemain paling hebat selama hidup, sebagian bahkan juga juga akan menyebutkan pemain memiliki bakat paling alami yang sempat ada.

Tetapi, Best acap mempunyai problem dengan alkohol. Dia adalah seseorang pecandu alkohol. Perihal ini pula yang sedikit menghalangi karir hebatnya dengan Red Devils. Kalau fit serta terlepas dari alkohol, dia dapat dengan gampang bermain untuk Irlandia Utara di Piala Dunia 1982 serta mungkin saja menolong mereka mengambil langkah lebih jauh di turnamen itu.

Karenanya, penyalahgunaan alkohol itu buat dia cuma menjangkau beberapa kecil dari kekuatannya. Bahkan juga lebih tragis sekali lagi, hal tersebut juga mengakibatkan dia wafat dunia pada umur yang begitu muda.

1. Diego Maradona

Satu diantara pemain paling baik selama hidup, Diego Maradona, yaitu pemain yang sesungguhnya tidak layak dilabeli tidak berhasil. El Diego membawa Argentina juara di Piala Dunia 1986 serta nyaris mengulangi prestasi th. 1990.

Waktu itu mereka menjangkau final, namun kalah dari Jerman Barat. Di level club ia juga mengagumkan berhasil dengan memenangkan Serie A 2 x serta Piala UEFA waktu bermain untuk Napoli. Pada 2000, ia bahkan juga dipilih jadi Pemain Paling baik FIFA.

Sayangnya, Maradona miliki problem paling utama dengan narkoba selama karirnya yang diawali pada pertengahan 1980-an. Maradona jadi kecanduan kokain waktu bermain untuk Barcelona pada 1983.

Semua terkuak waktu dia ditest positif kokain pada Maret 1991. Ia dilarang bermain sepanjang 15 bln.. Hal semacam ini mengakibatkan dia meninggalkan Napoli dengan aib besar serta kembali pada Argentina.

Waktu Piala Dunia 1994 bergulir, Maradona sudah mulai kebangkitan karirnya. Sayangnya, semuanya dibuat diatas kebohongan. Dia kembali positif obat terlarang, kesempatan ini untuk efedrin stimulan yang dilarang. Maradona di kirim pulang dari Piala Dunia karna aibnya itu.